Jumat, 09 Januari 2009

KADO PAHIT UNTUK RAKYAT

DPR yang katanya wakil rakyat, penutupan akhir tahun 2008. menampakkan wajah aslinya dan menghianati rakyat. DPR memberi hadiah untuk rakyat di akhir tahun berupa kado pahit pertama UU Minerba dan kedua UU BHP. lebih pahitnya lagi, pengesahan undang-undang ini hanya berselang sehari.
Ini dalah bukti penghianatan DPR juga Pemerintah kepada rakyat yang diwakilinya untuk kesekian kalinya. kedua UU ini berpotensi mencampakkan kepentingan rakyat.
UU Minerba yang menggantikan UU No.11 tahun 1967 Tentang pokok-pokok pertambangan. semakin menyempurnakan lepasnya peran pemerintah dari segala hal yang menyangkut pengelolaan sumberdaya alam milik rakyat dan menyerahkan kepada para kolektor dan pemilik modal asing.
UU ini hakikatnya bertujuan untuk memberikan peluang seluas-luasnya kepada pihak swasta, terutama pihak asing untuk mengeruk kekayaan alam negeri ini sebebas-bebasnya.karena pihak asinglah yang selama ini memiliki modal paling kuat, dan saat ini kekayaan tambang dalam negeri, 90 persennya sudah dikuasai asing.
dan juga UU BHP semakin menyempurnakan lepasnya tanggung jawab Pemerintah dalam pengurusan pendidikan warga negaranya. UU ini melengkapi UU Sisdiknas yang juga sudah di sahkan sebelumnya.
kedua UU ini pada hakikatnya melepaskan tanggung jawab pemerintah, baik secara langsung maupun tidak langsung dalam penyelenggaraan pendidikan warganegaranya sekaligus membebankan sebagian atau keseluruhan kepada masyarakat. padahal pendidikan jelas merupakan hak rakyat yang wajib dipenuhi pemerintah secara cuma-cuma.
dan sekarang ibu pertiwi sedang menangis karena melihat rakyat yang sudah bodoh, bukannya di ajari agar jadi pinter malah semakin bodo. sehingga ini bertentangan dengan salah satu tujuan negara ini yaitu mencerdaskan anak bangsa dan memberikan kesempatan yang seluas-luasnya
kepada rakyat untuk memperoleh pengajaran.

0 komentar:

Poskan Komentar